Dari lima nilai-nilai bangsa tersebut, nilai yang mana yang terkuat saat ini ada pada dirimu

Dari lima nilai-nilai bangsa tersebut, nilai yang mana yang terkuat saat ini ada pada dirimu. Tuliskan dengan ringkas pendapatmu itu dan diskusikan dengan teman sebangkumu.

Jawaban
Religius
Sudah tentu hal yang satu ini berkaitan dengan agama. Tiap anak diharapkan mencerminkan keberimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dengan melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut, menghargai perbedaan agama, menjunjung tinggi sikap toleran, hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama lain.

Nilai religius ini sendiri pada umumnya dibangun dari rumah, dari keluarga, terutama orangtua yang harus mengajarkan si Anak untuk mengenal agama dan hal-hal baik di dalamnya. Mama bisa membantu si Anak belajar menghargai perbedaan, tidak memaksakan kehendak, melindungi yang tertindas, dan mencintai lingkungan juga di rumah.

Nasionalisme
Diajarkan pada anak-anak untuk belajar menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Dalam simulasinya, di sekolah mereka rutin melakukan upacara bendera di hari Senin, apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu nasional lainnya, untuk secara tidak langsung menanamkan jiwa nasionalis.

Sikap nasionalis itu sendiri bisa ditunjukkan dengan mengapresiasi budaya Indonesia, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku, dan agama. Butuh juga dukungan pelajaran lainnya untuk lebih menumbuhkan rasa nasionalis pada si Anak.

Di sekolah, bagian ini disimulasikan masuk dalam kegiatan intra-kulikuler, atau kegiatan belajar-mengajar sehari-hari di jam pelajaran. Tak cukup sampai di situ, kegiatan ko-kurikuler dan ekstrakurikuler pun punya peran juga. Si Anak bisa ikut kegiatan Paskibra contohnya.

Gotong Royong
Sejak dini, anak-anak juga perlu mengerti konsep kerjasama dalam menyelesaikan problem. Mereka harus tahu bahwa dengan gotong royong atau bahu membahu, persoalan bersama jadi lebih ringan dan mudah diselesaikan. Dengan begitu, si Anak juga akan mengerti konsep persahabatan, dan dengan ikhlas memberi bantuan untuk teman yang membutuhkan.

Bukan hanya tentang melakukan suatu hal bersama, gotong royong ini juga bisa tentang pengambilan keputusan. Anak-anak akan diajarkan bagaimana berkomitmen atas keputusan yang telah diambil bersama-sama.Mereka juga akan mengenap apa itu musyawarah untuk mufakat, tolong menolong, empati, dan solidaritas.

Integritas
Poin yang satu ini menjadi nilai yang merupakan upaya menjadikan anak-anak menjadi orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, perbuatan, dan pekerjaan. Si Anak perlu tahun bahwa mereka harus punya komitmen dan kesetiaan pada nilai-nilai kemanusiaan dan moral.

Integritas meliputi penanaman rasa tanggung jawab sebagai warga negara, dan mengajak mereka aktif terlibat dalam kehidupan sosial. Perlu ditanamkan sejak dini bahwa setiap orang harus konsisten dalam tindakan dan perkataan, dengan berdasarkan pada kebenaran.

Mandiri
Meskipun Mama bisa melatih anak untuk mandiri sejak dari rumah, tapi sekolah juga punya peranan penting dalam menanamkan nilai yang satu ini. Sekolah juga akan mengajarkan agar anak-anak tidak bergantung pada orang lain, serta membantu mereka belajar mempergunakan tenaga, waktu, dan pikiran untuk mewujudkan keinginannya.

Lima nilai utama dalam kehidupan di atas memang harus ditanamkan sejak dini. Mama juga bisa membantu memperkuat pemahaman dan karakter anak terkait lima hal tersebut, dimulai dari rumah. Dengan begitu, Mama dan sekolah bisa bersinergi menciptakan generasi masa depan yang lebih baik lagi. (Dewi Ratna/emte)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*